Istighfar Pancor (Maulana Syaikh)
Sumber: Al-Magfurulah Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid
Wirid permohonan ampun khas santri dan jamaah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah yang diijazahkan oleh Maulana Syaikh untuk dibaca ba'da sholat fardhu dan majelis-majelis taklim guna membersihkan hati serta meraih ketentraman jiwa.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الحَيَّ القَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ، مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ أَذْنَبْتُهُ عَمْدًا أَوْ خَطَأً، سِرًّا أَوْ عَلَانِيَةً، صَغِيرًا أَوْ كَبِيرًا، وَأَتُوبُ إِلَيْهِ مِنْ الذَّنْبِ الَّذِي أَعْلَمُ وَمِنْ الذَّنْبِ الَّذِي لَا أَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الغُيُوبِ
Astāgfirullāhal-'aẓīm, allażī lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūma wa atūbu ilaih, min kulli żambin ażnabtuhū 'amdan aw khaṭa'ā, sirran aw 'alāniyah, ṣagīran aw kabīrā, wa atūbu ilaihi minaż-żambillażī a'lamu wa minaż-żambillażī lā a'lam, innaka anta 'allāmul-guyūb.
Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepada-Nya, dari setiap dosa yang telah aku perbuat baik sengaja maupun khilaf, tersembunyi maupun terang-terangan, kecil maupun besar, dan aku bertaubat kepada-Nya dari dosa yang aku ketahui maupun dosa yang tidak aku ketahui, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui segala yang ghaib.
